Meskipun keduanya merupakan paduan baja, baja tahan karat dan baja perkakas berbeda satu sama lain dalam komposisi, harga, daya tahan, sifat, dan aplikasi, dll. Berikut adalah perbedaan antara kedua jenis baja ini.
Baja Perkakas vs. Baja Tahan Karat: Sifat-sifatnya
Baja tahan karat dan baja perkakas memiliki sifat yang berbeda. Perbedaan ini disebabkan oleh variasi unsur penyusunnya. Secara kimia, baja perkakas adalah paduan karbon dengan unsur paduan lainnya yang meliputi tungsten, kromium, molibdenum, dan vanadium.
Sebagai contoh, karena adanya karbida dalam baja perkakas, baja ini sangat tahan lama, mudah dikerjakan, dan tahan terhadap keausan. Secara umum, baja perkakas lebih kuat dan memiliki kekuatan tarik yang lebih baik daripada baja tahan karat. Hal ini menjadikannya ideal untuk memproduksi alat potong tugas berat. Namun, kekurangan atau penurunan kandungan kromium membuat baja ini rentan terhadap korosi.
Selain itu, baja tahan karat adalah paduan kromium-nikel dengan nikel, nitrogen, titanium, sulfur, molibdenum, dan silikon sebagai unsur paduan lainnya. Baja ini memiliki ketahanan karat dan korosi yang tinggi karena adanya kromium. Terlebih lagi, baja ini biasanya memiliki permukaan yang halus, mengkilap, dan berkilau.
Baja Perkakas vs. Baja Tahan Karat: Harga
Perbedaan utama antara harga baja perkakas dan baja tahan karat terletak pada biaya produksi. Baja perkakas umumnya lebih mahal daripada baja tahan karat karena membutuhkan proses produksi yang lebih padat karya dan seringkali mengandung unsur-unsur langka atau sulit ditemukan. Di sisi lain, baja tahan karat biasanya lebih murah karena dapat diproduksi secara massal dalam skala besar menggunakan metode yang lebih sederhana. Tergantung pada anggaran dan kebutuhan Anda, satu jenis baja mungkin lebih disukai daripada jenis baja lainnya.
Baja Perkakas vs. Baja Tahan Karat: Daya tahan
Selain harga, faktor kunci lain dalam memilih antara baja perkakas atau baja tahan karat adalah daya tahan. Baja perkakas memiliki tingkat kekerasan yang lebih tinggi daripada baja karbon standar karena penambahan paduan seperti molibdenum dan kromium. Kekerasan ini menjadikannya ideal untuk aplikasi di mana kekuatan sangat penting, seperti mesin perkakas atau mata pisau pemotong.Baja tahan karatSelain itu, material ini juga menawarkan tingkat ketahanan korosi yang sangat tinggi, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk aplikasi luar ruangan di mana paparan kelembapan menjadi perhatian.
Baja Perkakas vs. Baja Tahan Karat: Dampak Lingkungan
Saat mempertimbangkan jenis baja apa yang akan digunakan untuk proyek Anda, salah satu faktor penting adalah dampak lingkungan. Secara umum, baja perkakas memiliki kandungan karbon yang lebih tinggi daripada baja tahan karat, yang berarti menghasilkan lebih banyak emisi selama proses produksi seperti perlakuan panas atau pemesinan. Untuk proyek di mana keberlanjutan lingkungan menjadi prioritas, baja tahan karat mungkin merupakan pilihan yang lebih baik karena menghasilkan emisi yang lebih sedikit selama produksi dan memiliki umur pakai yang lebih panjang daripada baja perkakas tanpa memerlukan perawatan atau perbaikan tambahan.
Baja Perkakas vs. Baja Tahan Karat: Aplikasinya
Para produsen menggunakan baja perkakas terutama untuk membuat perkakas. Baja ini memiliki aplikasi pada perkakas seperti bor, palu, gergaji, dan alat pemotong lainnya, yaitu perkakas dasar yang digunakan di bengkel. Produsen membuat perkakas dalam kategori ini untuk keperluan manufaktur dan fabrikasi, dengan sedikit atau tanpa memperhatikan penampilan dan kebersihan. Sebaliknya, fokusnya adalah pada ketangguhan dan ketahanan terhadap keausan, atribut yang akan meningkatkan efisiensi perkakas tersebut sekaligus mengurangi tingkat perawatan dan penggantiannya.
Di sisi lain, baja tahan karat memiliki aplikasi di berbagai industri. Ketahanan terhadap korosi dan penampilannya yang berkilau menjadikannya ideal untuk digunakan dalam arsitektur dan instalasi luar ruangan lainnya di mana paparan terhadap faktor lingkungan sudah pasti. Baja dalam kategori ini juga higienis dan mudah dibersihkan serta dirawat, sehingga ideal untuk digunakan dalam industri makanan dan medis. Misalnya, baja ini memiliki aplikasi dalam pembuatan peralatan dapur dan alat-alat medis seperti spekulum, jarum, gergaji tulang, dan pisau bedah.
Waktu posting: 22 Mei 2024
